Pada tanggal 21 Februari 2023, SMK YAPPI Wonosari melaksanakan kegiatan WKM (Wajib Kunjung Museum) yang bertempat di Monumen Jogja Kembali (Monjali) dan Benteng Vredeburg Yogyakarta. Peserta WKM dari SMK YAPPI Wonosari berjumlah 78 orang dan terdiri dari siswa kelas X TI, X PS,X TKK, X TBSM B dan guru pendamping. Kegiatan ini diadakan oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta dan bertujuan untuk memperluas pengetahuan siswa tentang sejarah Indonesia serta meningkatkan minat siswa dalam belajar sejarah.

Kegiatan dimulai dengan perjalanan menuju Monumen Jogja Kembali (Monjali) yang berjarak sekitar 6 km dari kota Yogyakarta. Monumen ini merupakan tempat bersejarah yang memiliki makna penting bagi perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda pada tahun 1945. Di sini, siswa diajak untuk mempelajari sejarah perjuangan rakyat Indonesia serta mengunjungi museum yang menyajikan berbagai macam benda-benda peninggalan sejarah.
Setelah mengunjungi Monumen Jogja Kembali, siswa kemudian melanjutkan perjalanan menuju Benteng Vredeburg Yogyakarta yang berjarak sekitar 6 km dari Monjali. Benteng Vredeburg merupakan bekas benteng peninggalan Belanda yang kini telah dijadikan museum sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Di sini, siswa diajak untuk melihat berbagai macam benda-benda sejarah seperti senjata, pakaian, dokumen, dan lain sebagainya.

Selain itu, siswa juga diajak untuk mengikuti kegiatan edukatif seperti pemutaran film dokumenter, kuliah umum, dan workshop yang berkaitan dengan sejarah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah Indonesia serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa.
Kegiatan WKM ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa SMK YAPPI Wonosari dalam mempelajari sejarah Indonesia serta mengembangkan minat mereka dalam bidang sejarah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk lebih menghargai dan mencintai warisan sejarah Indonesia serta turut berkontribusi dalam mempertahankan dan melestarikannya.






