Wonosari, 4 Juli 2025 — Dalam rangka meningkatkan relevansi dan kualitas pembelajaran di sekolah menengah kejuruan, SMK YAPPI Wonosari menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Kurikulum bersama Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) pada hari Jumat, 4 Juli 2025, bertempat di ruang rapat SMK YAPPI Wonosari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SMK YAPPI Wonosari untuk menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan dan perkembangan di dunia industri, agar lulusan SMK dapat lebih siap bersaing dan langsung terjun ke dunia kerja. Sinkronisasi kurikulum ini dihadiri oleh perwakilan DUDIKA yang relevan dengan masing-masing jurusan yang ada di sekolah.
Adapun DUDIKA yang hadir dalam kegiatan ini antara lain:
- Daikin Automotive untuk Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
- Yamaha Sumber Baru Motor Baleharjo untuk Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TSM)
- BMT Dana Insani untuk Jurusan Perbankan Syariah
- CV Watulintang Media untuk Jurusan Teknik Informatika (TI)
- Griya Cantik Syifauka untuk Jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR)
- CV Darma Elektrik untuk Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Otomasi
Kepala SMK YAPPI Wonosari dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk implementasi dari program link and match antara pendidikan vokasi dan dunia kerja. “Dengan adanya sinkronisasi ini, kita berharap materi yang diajarkan di sekolah dapat lebih sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan SMK YAPPI Wonosari benar-benar siap pakai dan kompeten di bidangnya masing-masing,” ujar beliau.

Dalam pertemuan ini, para perwakilan DUDIKA memberikan masukan berharga terkait perkembangan teknologi, standar kompetensi, serta kebutuhan dunia kerja yang harus diadopsi dalam kurikulum pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan kurikulum dan pengembangan program pembelajaran di tahun ajaran yang akan datang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK YAPPI Wonosari semakin mantap dalam perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri.






