Pada hari yang penuh berkah ini, SMK YAPPI Wonosari menyelenggarakan acara pengajian dalam rangka memperingati 10 Muharam 1445 H, yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas X dan XI, serta Bapak/Ibu guru dan karyawan sekolah. Pengajian ini menjadi momen istimewa karena menghadirkan pembicara yang tak hanya berpengalaman dalam dunia pendidikan, namun juga memiliki posisi strategis dalam lembaga keagamaan.
Dalam acara tersebut, SMK YAPPI Wonosari mengundang K. H. Labib Junaedi, S. Pd. I sebagai pembicara utama. Beliau bukan hanya merupakan seorang pendakwah ulung, tetapi juga menjabat sebagai Sekretaris PWNU DIY (Persatuan Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta) serta Kepala Sekolah MI Bansari, Wonosari. Kehadiran beliau telah menjadi anugerah tersendiri bagi seluruh civitas akademika SMK YAPPI Wonosari.

Acara pengajian ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mengenang peristiwa bersejarah di dalam Islam, yakni peristiwa Asyura atau yang lebih dikenal dengan peristiwa 10 Muharram. Peristiwa ini memiliki makna mendalam bagi umat Islam, khususnya dalam hal keberanian, pengorbanan, dan semangat persatuan. Oleh karena itu, SMK YAPPI Wonosari berkeinginan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peristiwa tersebut kepada seluruh siswa, agar mereka bisa mengambil hikmah dan nilai-nilai positif dari peristiwa bersejarah tersebut.
K. H. Labib Junaedi, S. Pd. I dengan penuh keikhlasan berbagi ceramah dan pengajarannya kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam ceramahnya, beliau menggambarkan secara lugas kisah-kisah heroik yang terjadi pada peristiwa 10 Muharram, seperti pengorbanan Sayyidina Husain bin Ali ra dan para sahabatnya di medan Karbala. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan pandangan, sebagai bentuk inspirasi bagi para siswa untuk menjadi individu yang inklusif dan menghormati keberagaman.

Tidak hanya menyentuh aspek religius, ceramah K. H. Labib Junaedi, S. Pd. I juga mengandung pesan-pesan edukatif tentang pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Beliau mengajak siswa-siswi SMK YAPPI Wonosari untuk menghargai kesempatan bersekolah dengan sungguh-sungguh, karena pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik.
Acara pengajian ini mendapat respon positif dari seluruh peserta yang hadir. Siswa-siswi, Bapak/Ibu guru, dan karyawan sekolah merasa terinspirasi dan bersemangat untuk terus belajar dan berkembang. Selain itu, momen berharga ini juga menjadi ajang silaturahmi antara seluruh warga SMK YAPPI Wonosari, menciptakan ikatan kebersamaan yang kuat di dalam lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMK YAPPI Wonosari, Bapak Isnain Aminudin menyampaikan rasa syukur atas berlangsungnya acara pengajian ini dengan lancar. Beliau juga mengapresiasi kerjasama semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan acara bersejarah ini. Ia berharap bahwa semangat kebersamaan dan semangat belajar dari pengajian ini dapat terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Melalui pengajian dalam rangka memperingati 10 Muharram 1445 H ini, SMK YAPPI Wonosari telah menunjukkan komitmen mereka untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal dan spiritual dalam pendidikan, sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara seluruh warga sekolah. Semoga acara semacam ini terus menjadi bagian dari tradisi sekolah, memberikan manfaat bagi seluruh komunitas pendidikan, dan menjadi pembuka pintu keberkahan dan kesuksesan di masa depan.






