Wonosari, 18 Juli 2023 – Pada hari i SMK YAPPI Wonosari dengan bangga mengumumkan penutupan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang telah berlangsung selama 8 hari, mulai dari tanggal 10 Juli 2023 sampai 18 Juli 2023. Acara penutupan ini ditandai dengan Deklarasi Anti Kekerasan yang dilaksanakan di halaman upacara sekolah. Seluruh siswa baru SMK YAPPI Wonosari, yang berjumlah 235 siswa, turut serta dalam deklarasi ini.
Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan,Pemuda, dan Olahraga untuk membangun lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. SMK YAPPI Wonosari sendiri sangat peduli akan kesejahteraan siswa-siswi baru mereka, dan dengan mengadakan deklarasi ini, sekolah berharap dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan menghormati hak-hak orang lain.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMK YAPPI Wonosari, Bapak Isnain Aminudin, S. Pd. , yang menyampaikan pentingnya deklarasi ini. Beliau menekankan bahwa sekolah bertanggung jawab dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, di mana siswa merasa aman dan terlindungi. Beliau juga mengingatkan siswa bahwa kekerasan tidak memiliki tempat dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Selanjutnya, seluruh siswa baru SMK YAPPI Wonosari secara bersama-sama membacakan Deklarasi Anti Kekerasan dan menandatangani Deklarasi yang telah disiapkan sebelumnya. Melalui deklarasi ini, siswa berkomitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan, termasuk tindakan intimidasi, perundungan (bullying), dan penggunaan kekerasan fisik atau verbal terhadap siapapun.

Dalam deklarasi ini, siswa juga berjanji untuk membangun sikap saling menghormati, toleransi, dan empati terhadap teman sekelas dan sesama anggota sekolah. Mereka menyadari bahwa keragaman adalah kekayaan dan bahwa setiap individu memiliki hak untuk dihormati dan dilindungi. Dengan adanya deklarasi ini, SMK YAPPI Wonosari berharap dapat membentuk siswa-siswa yang memiliki karakter kuat dan menjadi pemimpin masa depan yang peduli dan bertanggung jawab.
Selain itu, sekolah juga telah merancang serangkaian program pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kehidupan yang bebas dari kekerasan. Program-program ini akan melibatkan siswa dalam diskusi, pelatihan, dan simulasi yang membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan penyelesaian konflik yang sehat.

Dengan mengakhiri MPLS dengan Deklarasi Anti Kekerasan ini, SMK YAPPI Wonosari berharap dapat membangun kesadaran dan semangat kolektif dalam mengatasi masalah kekerasan di sekolah. Melalui kerja sama antara pihak sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat, diharapkan kekerasan dapat diminimalisir dan sebuah lingkungan belajar yang aman dan nyaman dapat terwujud.
SMK YAPPI Wonosari mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara semangat Deklarasi Anti Kekerasan ini. Dengan demikian, sekolah berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya mewujudkan pendidikan yang bermartabat, damai, dan menghargai setiap individu.






